Author: Angga jawir
•03.24
SENTUL, pastilah yang ada di benak kita adalah sirkuit balapan sentul, tahukah anda kalau Sentul tidak hanya terkenal dengan sirkuitnya saja, disana terdapat taman wisata yang mungkin belum pernah anda kunjungi. tepatnya di daerah babakn madang, disana terdapat obyek wisata alam yang bernama Taman Wisata Alam Gunung Pancar.mungkin masih asing di telinga kalian begitu juga saya, bermodal sedikit informasi, kamis siang tepatnya saya coba mengunjungi tempat tersebut dengan menggunakan sepeda motor, memang terasa jauh awalnya saya pergi kesana, maklum ini pertama kali saya kesana jadi kurang tau persis tempatnya dan banyak kesasarnya.Akhirnya saya tiba di Taman Wisata Alam Gunung Pancar yang tepatnya terletak di Kp. Cimandala Desa Karang tengah Kec. Babakn madang. untuk masuk ke tempat wisata tersebut kita akan melewati gerbang dan membayar tiket masuk sebesar Rp.5.000,- untuk orang 1 dewasa dan sepeda motor Rp2.000,-. Tidak jauh berbeda apabila kita pernah berkunjung ke gunung tangkuban perahu, disana akan banyak kita jumpai pohon pinus yang tumbuh menjulang, memang di awal akses jalan menuju ke atas bagus, tapi semakin keatas jalanya kok semakin rusak ya..!!!
Didalam Taman Wisata Alam Gunung Pancar terdapat beberapa tempat yang dapat kita kunjungi, antara lain Track sepedah gunung, Pemandian air panas dan Kampung terang hemat energi, hanya itu yang saya tahu dan yang saya kunjungi, mungkin masih ada beberapa obyek yang saya belum tahu.

Tempat yang saya kunjungi pertama adalah Pemandian air panas, untuk masuk kedalam pemandian tersebut, kita akan melewati gerbang pos penjagaan dan harus membayar lagi Rp 10.000,- untuk 1 orang dewasa dan Rp. 2.000,- untuk sepeda motor. setelah itu baru kita bisa menikmati mandi dan berendam air panas disana. Jalan menuju pemandian agak sedikit curam, jadi agak berhati - hati ya. haahh sampai juga, menurut penglihatan saya tempat pemandian tersebut kurang begitu menarik seperti kurang begitu di perhatikan tatanan tempat pemandiannya, pemandian antara perempuan dan laki-laki hanya di pisahkan oleh tembok pembatas yang hanya setinggi dada saya saja, jadi begitu saya berdiri sudah keliatan tempat perempuan untuk mandi dan berendam, keenakan para kaum lelaki kalo gitu, air disana memang sedikit agak keruh, tapi banyak mengandung mineral dan tidak berbau belerang, kata penduduk setempat sih sumber air panas tersebut dari gunung pancer.

Ternyata disana ada 2 jenis tempat pemandian, bisa di bilang yang satu lagi V I P lah, untuk bisa berendam disana, kita harus membayar Rp.20.000,- 1 orang dewasa. memang kalo dilihat dari kondisi pemandian , disini lebih terawat, lebih nyaman lah di bandingkan dengan pemandian yang letaknya di bawah, selain itu disini juga terdapat kantin dan kolam yang berbeda - beda tentuny dengan harga yang berbeda pula. sebelum meninggalkan pemandian air panas saya sempatkan untuk beristirahat di bale- bale yang telah disediakan, haahhhhhh.


Hari sudah mulai sore, akhirnya kami pun meninggalkan pemandian tersebut, walaupun sebenarnya kita belum puas soalnya cuma rendem kaki doank gak bawa baju soalnya huhhh.
Sebelum meninggalkan Obyek wisata tersebut kita sempetin untuk melihat kampung terang hemat energi yang letaknya hanya beberapa meter di atasa tempat pemandian. kami belum sempat sampai ke pelosok-pelosok kampung tersebut, dengan rasa sedikit penasaran akhirnya kita meninggalkan kampung tersebut dan kembali ke rumah huhhh capeee.
Author: Angga jawir
•21.35
Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, tahun 1912.Ternyata memelihara kelinci yang berbulu lebat ini (anggora) emang gak semudah memelihara kelinci biasa, sebelumnya gw punya 2 kelinci tapi bukan anggora, berhubung udah gede jadi kelinci gw jual dan gw beli kelinci yg ukuran lebih kecil, tapi jenisnya anggora.
berbekal pengalaman memelihara kelinci yg sebelumnya, gw yakin aja pasti bisa gedein tu kelinci, tapi ternyata enggak, kelinci anggora gw yg baru gw beli 2 hari kemaren mati, padahal makan gw kasih secara teratur pagi ,sore dan malem. makanannya pun juga fariatif, gw kasih makan wortel, kangkung, brokoli tapi gw gak tau kenapa kelinci anggora-anggora'an ini gak mau gw kasih pelet yg merk-nya BRITER BUNNY yg harga 1kg Rp. 28.000,-, padahal kelinci yg sebelumnya gw kasih makan pelet merk itu bahagia banget dia.
Paginya sebelum kelinci gw mati, kelinci itu gw bersihin pake air + gw tambahin sedikit sabun cair buat bayi soalnya kotoranya nempel di pantatnya dia, berhubung kotoranya susah hilang, adinya agak sedikit gw siram-siram air aja bagian pantatnya, setelah selesai dan gw juga udah handukin tu kelinci diem aja, gw juga jadi rada curiga, gw keringin kelinci gw di bawah sinar matahari ( di jemur), terus gw tinggal ke bawah, pas gak ada 15 menit pas gw liat lagi kelincinya udah kakuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...................

Buat lu yg baru melihara kelinci sebaiknya kalo lu beli kelinci yg masih kecil usahain jangan kena air dulu, jaga kebersihan kandang, kasih makan yg teratur jangan setiap lu liat di kandangnya makanya habis lu kasih lagi, habis lu kasih lagi, kasih makan sebaiknya pagi, sore, malem yg lebih penting, soalanya kelinci jenis binatang yg aktif di malan hari walapun kadang-kadang siang hari juga aktif. sebaiknya setiap pagi kelinci jadi kalo siapa aja yg mau baru memelihara kelinci, jaga dan rawatlah dengan kasih sayang, satu lagi, jangan di kasih makan kangkung kalo kelinci lu masih kecil, soalnya kotoranya jadi lembek (mencret) terus nempel di bulunya dan itu bakalan bikin kesel, soalnya ngilanginya susahhhh.